Dari Judulnya jadi ambigu. Maksud jelalatannya menuju ke hal positif atau negatif ya?. Waah tenang dulu sobat online, maksud judul disini ialah saya mau bercerita kalau hari ini saya menemani suami cukur rambut. Terus pasti banyak yang bertanya-tanya hubungannya apa sama jelalatan?. Nah itu dia, coba baca tulisannya sampai akhir ya, kira-kira kebanyakan ibu-ibi sama seperti saya tidak ya, hehehe. Jadi begini ceritanya, ini sudah menjadi suatu wacana lebih dari sebulan yang lalu saya menjanjikkan untuk pergi ke barbershop untuk merapohkan rambut suami , akhirnya malam ini saya yang sedari pulang berdagang berdua suami masih dalam perjalanan memustuskan untuk pergi ke barbershop langganan suami dari zaman awap menikah. Melihat waktu tidak terlalu malam bila mengantre, sesampainya ke tempat di lihat dari kejauhan sudah ada 2 motor yang memarkir didepan barbershop tersebut. Kami berhenti sejenak untuk menanyakan sekitar berapa antrian lagi, sebab kalau masih banyak ingin mengun...
Saya adalah seorang istri yang belum dikaruniai anak. Kesibukkan saya sehari-hari membantu suami saya berdagang kuliner khas Wonogiri, yaitu mie ayam. Walaupun saya lulusan S1, saya tidak malu bisa harus dibanding-bandingkan tidak bekerja dan hanya seorang pedagang, sebab menurut saya selagi saya masih bisa mengabdi dan suami saya mencukupi kebutuhan saya, tidak perlu saya memusingkkan omongan orang. Saya mau bertanya, biasanya apa yang ibu-ibu lakukan dirumah saat lagi gabut setelah seharian sibuk dengan kegiatan diluar rumah bagi ibu-ibu pekerja maupun pedagang seperti saya?. Saya terkadang jenuh kalau hanya menscrol-scrol media sosial saya. Kadang tangan dan mata kalau sudah tertuju pada HP semua pekerjaan jadi terbengkalai, bukannya berkurang justru malah bertambah. Jadi ingin cerita. Kalau ibu-ibu lagi gabut apakah ada yang seperti saya ya?!. Dimana rasanya seperti kesetanan mau menyibukkan diri sendiri dengan menuntuskan pekerjaan rumah. Dan anehnya saya type yang mau bergerak di...