Langsung ke konten utama

Sharing Rutinitas Pagi Ini

Awalnya bingung banget ya untuk dua hari ini mau nulis apa. Jadi memustuskan hari ini mau nulis kegiatan saya hari ini.

Hari ini sama seperti hari-hari sebelumnya. Alhamdulillah masih Allah kasih rutininas dengan keadaan jasmani dan rohani yang sehat. Pukul 04.00 saya terbangun untuk kekamar kecil. Setelah itu saya melanjutkan tidur sambil menunggu waktu subuh. Padahal ingin sekali menghabiskan waktu bercumbu dengan sang khalik. Tapi kenapa ya masih sulit untuk menggerakkan hati dan tubuh, dan pada akhirnya saya tetap melanjutkan tidur dan menunggu alrm untuk solat subuh saya berbunyi.

Pukul 04.45 alrm saya berbunyi pertanda saya harus mengakhiri tidur saya pagi ini. Memulai aktivitas pagi hari. Saya matikan alrm dan duduk terdiam terlebih dahulu, sekiranya sudah cukup menyadarkan diri saya pun langsung berdiri mengambil handuk dan segera mandi. Lalu saya lekas mengambil wudhu dan sholat subuh.
Setelah itu saya bangunkan suami saya untuk mandi dan melaksanakan sholat subuh. Pada umumnya sudah bisa dibayangkan untuk membangunkan suami harus bersamaan dengan effort yang sungguh-sungguh. Dari saya belai rambutnya, saya bisikkan perkataan yang bisa mengingatkan dia untuk bisa bangun dari tidurnya. Perkataan paling ampuh yang saya sering ucapkkan adalah.
"Mas bangun, gak malu mas waktu sholatnya hampir habis, masa hari-hari kesiangan mulu padahal kita udah dikasih banyak nikmat" atau kadang sayang kalau lagi lihat dia tidak terlalu lelah suka kadang saya bangun bersama untuk melaksanakan sholat subuh berjamaah. Tp saya lebih sering melihat suami lelah jadi rasanya tidak tega.

Kemudian tak lama suami bangun dari tidurnya, mengambil handuk lalu mulai mandi dan mengambil wudhu untuk melaksanakan sholat subuh. Tepat jam 05.30 kami sebelum berangkat biasa berbicara sedikit apapun yang mau kami bisacarakan sebelum jam 06.00 berangkat ke kios tempat kami berjualan. Setelah itu kami berpamitan keorangtua dari suami, karena kami tinggal bersebalahan tembok. Tepatnya setelah menikah kami dibangunkan tempat tinggal bersebelahan. Perjalanan dari rumah kami jakarta timur ke kios kami bekasi selatan sekitar 30-40 menit untuk jalanan yang lumayan ramai, kalau lengang kami biasa memakai waktu 15 menit dalam perjalanan.

Sesampainya kami di kios. Biasanya saya sebelum membuka roling kios membacakan surat-surat pendek bersamaan niat dalam hati agar segala usaha bernilai ibadah dilancarkan dan diberi keberkahan untuk kecukupan kami. Setelah itu saya biasa langsung sibuk bagian dapur dan suami sibuk bagian depan.
Saya yang mulai memanaskan ayam untuk sajian mie ayam, lalu memasak cabai, air panas, nyiangin sawi daun bawang. Dan suami mulai memanaskan air dandang di gerobak merapihkan meja menyiapkan segala hal yang kurang di meja dan persausan.

Setelah semua beres, saya biasanya meminta tolong suami untuk kepasar membeli lauk makanan kami untuk saya masak.

Setiap hari saya bingung mau masak apa, kadang mikir dari hari sebelumnya tetap saja dihari ini akan berganti menu masakkan dari rencana awal, hehe apakah ada yanh serupa dengan saya?, sepertinya hampir semua kaum ibu-ibu sama ya.

Hem begitulah cerita kesibukkan saya pagi ini, terima kasih sudah mau membaca. Semoga kita masih di kasih kesehatan dengan segala kesibukkan ya.

Komentar