Melanjutkan tulisan-tulisan sebelumnya, sepertinya ini akan menjadi tulisan saya yang menjadi ber part-part ya. Semoga pembacanya tidak bosan dan tetap semangat membaca tulisan-tulisan saya.
Masih menyambung cerita sebelumnya. Saat suami saya sedang beristirahat, dan tiba-tiba saya tersadar hal menarik perhatian saya yang berada dekat kaki suami saya.
"Mas ini apa?" Saya bertanya ke suami dengan perasaan yang masih biasa saja.
"Yang mana mih?!" Saut suami.
"Ini loh, kok ku perhatiin bergerak-gerak mas" ungkap saya.
"Oh, cacing kali itu." Tegas suami.
Saat itu saya masih biasa saja, tapi seketika saya kepikiran untuk membelah badannya karena saya penasaran tampak pergerakkannya sangat cepat.
Lantas saya membelah badannya menggunakan ujung sendok.
Ternyata badannya tidak mau terbelah layaknya cacing, justruk ini berbunyi "krek" seakan tulang yang dihancurkan. Saya yang kaget langsung ngomong ke suami.
"Mas ini gak mau putus badannya. Coba ambil plastik mas kasih liat uma atau abang" ungkap saya ke suami yang langsung bergegas mengambil plastik untuk menyimpan binatang tersebut.
Beberapa hari kami masih menemukan hal tersebut dan bahkan kami juga menemukannya dirumah. Yang saya takutkan itu anak ular atau apalah yang sudah ada dalam bayang-bayang pikiran saya.
Tak lama saya berceritalah pada keluarga saya dan guru taklim pengajian saya dan suami. Setelah saya bercerita guru taklim pengajian kami menyarankan untuk membacakan surat alfatiha, al-ikhlas 3 kali al-falaq 1x, an-nas 1 kali, ayat kursi 1x dan amalan doa penangkal sihir. Setelah itu ditiupkan ke air bekas cucian beras dan garam kasar dengan niat karena Allah untuk diberi perlindungan dan dijauhkan dari hal-hal yang kurang baik. Air tersebut setiap harinya saya buat dan bacakan lalu saya pakai untuk ngepel ditempat usaha dan menyiramkan sisanya didepan sekitaran usaha saya.
Alhamdulillah binatang tersebut tidak kunjung terlihat kembali ditempat usaha dan rumah saya.
Tak disangka-sangka berharap semua sudah selesai, tetapi nyatanya belum sampai disitu. Saya yang hari-hari menyiapkan air dan membacakannya ternyata saya merasa terganggu. Gangguan muncul setiap malam saat saya ingin tidur.
Kebiasaan saya sedari kecil sampai saya menikah. Saya tidak pernah bisa tidur bila ada cahaya lampu atau apapun. Saya biasa tidur dengan keadaan gelap gulita tanpa adanya penerangan dari manapun itu, tetapi anehnya setelah saya melakukan hal yang diberitahu guru taklim pengajian saya ini. Saya sendiri yang mendapat gangguan. Saya ceritakan kesuami saya dan suami saya juga merasa heran. Keadaan itu saya alami kurang lebih dua pekan lamanya.
Mau tau kisah selanjutnya?
Saya akan ceritakan diblog saya selanjutnya. Pastikan tetap membaca dengan seksama agar pengalaman saya bisa menjadi pandangan dan pencerahan buat kita semua.
Sumber gambar:
https://images.app.goo.gl/mNMJaLSRm94YMh8D6
Komentar
Posting Komentar