Langsung ke konten utama

Sekedar Nulis (part 1)

Tulisan hari ini campur aduk teman-teman. Lagi galau banget. Cerita singkat memilih menikah saat masih kuliah di semester 4. Alhamdulillah bersyukur banget selama menikah, saat kuliah tidak ada drama apapun sampai banyak temen yang sepantaran menikah putus perkuliahan dan akhirnya ambil cuti. Saat sudah menikah memustuskan resain kerja biar lebih fokus kuliah. Alhamdulillah semua berjalan lancar bisa lulus tepat waktu. Lalu saya dan suami memustuskan untuk berdagang meneruskan usaha keluarga suami. Satu tahun pertama alhamdulillah usaha lancar masih dibantu oleh orangtua suami . Pada tahun kedua memasuki tahun ketiga berusaha mandiri. Minta izin untuk usaha sendiri. Jadi singkatnya, usaha yang dijalanin atas bantuan orgtua suami, kami jalakan sendiri secara mandiri. Disini sebenarnya saya juga punya sampingan usaha pulsa online yang pada tulisan sebelumnya saya pernah cerita usaha yang sudah saya tekuni hampir 11 tahun lamanya. Tapi tak lama kami menjalanan usaha secara mandiri ujian usaha mulai berdatangan. Awal-awal usaha masih seperti biasanya dan mulai dari akhir Tahun 2019 puncak-puncak menyebarnya virus covid. Sampai di Tahun 2022 kami mencoba teruskan usaha dengan untung yang minim. Berharap masih bisa bertahan dan tidak pindah tempat usaha. Covid sudah terlewati. Tp keadaan usaha makin menurun. Kali ini ujiannya dari hal-hal gaib. Tiba-tiba lagi dagang ada seekor ular tanpa diketahui keberadaannya muncul didalam dandang godokan air panas. Spontan kaget dan langsung istigfar. Saat itu belum mau berpikiran jelek. Selang waktu ada pelanggan beli dan bilang kemarin dia beli di ayamnya ada paku berkarat. "SubhanaAllah" dalam hati saya mengucapkan tasbih. Beberapa minggu kemudian banyak orang yang berhenti seakan mau makan tapi matanya hanya melihat-lihat seakan pandangannya kosong. Dan kemudian ada pelanggan berkata "mba kemarin-kemarin kemana aja, kok warungnya sering tutup".
Sontak saya dan suami tercengang, sebab saya dan suami tak libur dan libur paling jatah 1 bulan hanya 1 kali. Tapi si ibu bilang kemarin-kemarin sering tutup. Saya dan suami menjawab dengan heran pernyataan si ibu tadi, "maaf bu saya enggak pernah libur bu kemarin-kemarin juga buka terus". Wah perasaan mulak curiga dengan hal-hal seperti ini.

Kelanjutannya saya mencoba membacakan doa-doa dan surat-surat ayat al quran yang pernah diberitahukan guru saya dulu. Sampai ada hal yang diluar dugaan saya terjadi setelah saya mengamalkan tersebut. Saya akan ceritakan di tulisan saya berikutnya. Jika berkenan tetap baca tulisan saya untuk menjadi pengingat bagi kita semua.

Sumber gambar:
https://images.app.goo.gl/mNMJaLSRm94YMh8D6

Komentar

  1. Ya Allah, Kak. Semoga sekeluarga dilindungi Allah dan yang berbuat jahat, semoga mendapat ganjarannya.

    BalasHapus
  2. Subhanallah. Semoga Allah selalu lindungi kakak dan keluarga dari hal-hal yang membahayakan dan tidak baik

    BalasHapus
  3. Kak, semoga kaka dan keluarga selalu dalam lindungan Allah. Btw kak, lanjut part 2 pliss aku pinisirin lanjutannya :")

    BalasHapus
  4. Semoga senantiasa menjadi keluarga yang sakinah mawadah warahmah, ya.
    Keren banget kak, kisahnya

    BalasHapus

Posting Komentar